Tips untuk UTS !!

UTS sudah dekat, tetapi kalian belum siap. Tenang ada tips untuk kalian menghadapi UTS berikut tips nya:

1.Belajar yang menurut kalian akan keluar di UTS nanti.

2.Tidur yang secukup nya supaya badan dan pikiran kalian fresh dan tidak ngantuk saat ujian berlangsung.

3.Persiapkan peralatan tulis untuk ujian dari malam atau jauh-jauh hari sebelum ujian.

4.Percaya diri ketika menghadapi ujian nanti dan jangan gugup.

5.Berdoa minta tuntunan/bimbingan.

6.Ketika istirahat luangkan waktu beberapa menit untuk mengingat lagi apa yang dipelajari tadi malam, untuk lebih memastikan.

itu tips untuk menghadapi UTS, tips ini untuk membuat kalian percaya diri dan memudahkan kalian untuk menghadapi UTS nanti.

As long as we try, we can do it.

-Samuel Budi Rahmat

Advertisements

Try to Translate Malam Minggu Miko Story

Helow Friends,

we try to learning English by watching Malam Minggu Miko story, The Tittle is Miranda. It is created by Raditya Dika . We really like itu, because the comedy is very funny. Here is the video, check this out:)

http://www.youtube.com/watch?v=-7-N39cF4Ok

Then we make a group and try to retell the story…

Group 1: Abdul Robit, Samuel Budi, Yulina Safitri

Miko lives with his friend. His name is Ryan. They have a cat. the name is Morganissa. morganissa has a facebook. Someday miranda come to Miko’s house. Miranda has meet Ryan and Miranda discuss with Miko about cat. miranda don’t like cat because cat is lazy, dirty and smell. they eat fried rice with cat food and they don’t know. they very surprise because the fried rice is delicious and they said to the maid to cook fried rice with cat food every morning, gradually they like a cat ūüėÄ

Group 2: Nia, Ningsih, Reza

Miko loves a cat named morganissa. the cat has facebook account. miko teaches his cat to be a good cat. miko teaches to eat, sleep.

Group 3: Faisal, Yusuf, Elita

Miko lives with his friend. his name is ryan. they have a cat. the name is morganisa because miko and ryan like smash and cherrybelle. the cat has a facebook. miko always teaching his cat. someday miranda come to miko’s house and they are talking about chipmunk. they eat fried rice with cat food. they behaviour become looks like a cat.

Group 4: Raden, Yeyet, Wisly

Miko lives with his friend. his name is ryan. they have servant, his name anca. they have cat. cat’s name is morganisa. they named morganisa because miko like morgan and ryan like anisa cherrybelle. the cat has facebook account. someday miranda has Miko’s house. ryan asked anca to make fried rice. in fact the fried rice mixed with cat food. and their behaviour change as a cat.

Group 5: Idin, Andri, Novi

Miko lives with his friend. his name is ryan. they have cat. the name is morgan.

Alanda Kariza: Recent Youth Role Model of Indonesia

Dia adalah salah satu dari banyak remaja Indonesia yang luar biasa! Lahir pada tanggal 23 Februari 1991. Alanda telah banyak mewakili Indonesia dalam ajang internasional.

Alanda Kariza adalah sosok orang yang cerdas , pada seuatu SD ketika mendapatkan beasiswa dari jaya foundation agar dapat bersekolah diSD pembangunan jaya , kemudian alanda memulai studinya diSMP Islam AL-Ahzar 3 dijakarta. Tiga tahun berselang dia pun meraih prestasi sebagai murid terbaik deprogram IPA di SMAnya, SMA Negeri 82 Jakarta.

Pada tahun 2006 diapun lulus . selesai lulus alanda membuat komunitas yang anak muda yang peduli akan sekitarnya. Kemudian komunitas itu diberi nama The Cure for Tomorrow, un 2009 Alanda terpilih menjadi duta Indonesia pada Global Chagemaker Guildford Forum yang diadakan oleh British Council.

Image

Dia terpilih menjadi duta Sebagi duta dari Global Changemakers, Alanda memprakarsai dan menyelenggarakan sebuah program di Indonesia. Alanda kemudian menggagas Indonesian Youth Conference (IYC) di tahun 2010.  Mewadahi aspirasi dan suara 60 juta pemuda, generasi pencipta perubahan,.

 Melakukan langkah nyata untuk memperbaiki Indonesia semenjak umur lima belas tahun. Sekarang coba tengok diri kita, sudah berapa umur kita? apa yang sudah kita lakukan dan berikan untuk Indonesia? Ayo segera perbaiki diri, bersuara dan berkarya, serta berkontribusi untuk Indonesia !!!!,.,.

by: Reza , nia , ningsih

mengenang sewaktu ulangan harian

kemarin saya telah mengikuti ulangan harian di SEKOLAH(english conversation),pada saat itu juga saya berusaha untuk mendapatkan nilai yang tinggi,tetapi kenyataannya tidak seperti yang saya inginkan,dan ternyata saya mendapatkan nilai 5 dan kemudian guru saya tersebut menyuruh saya untuk meperbaiki nilai tersebut,dengan diberikannya soal berupa tanya jawab.saya di berikan 5 soal oleh guru saya,dan saya nya pun dapat menjawabnya dengan baik dan benar,tetapi sayang sekali nilai saya cuma di tambahin sedikit jadi 60,dan dengan saya mendapatkan nilai 60 ,saya bersyukur mendapatkan nilai hasil dari kerja keras saya sendiri,dengan nilai tersebut saya sadar bahwa saya masih banyak kekurangan dalam berbahasa inggris.untuk kedepannya insya allah saya akan lebih baik lagi dalam berbahasa inggris.amin …
untuk teman-teman jangan sia-siakan waktumu dengan berbagai hal-hal yang tidak bermanfaat,jadi manfaatkanlah waktumu dengan hal-hal yang bermanfaat untuk kedepanmu nanti.karena waktumu itu bisa menyelamatkanmu.

by: Abdul Rahman Yusuf

yusuf

cara berbisnis melalui pelajaran “trouble shooting”

Trouble Shooting adalah pencarian masalah pada komputer dan menemukan solusi-nya, pelajaran ini bisa di manfaatkan oleh murid-murid Smk khusus-nya yang mengambil jurusan TKJ (tehnik Jaringan Komputer), untuk menambah ilmu dalam Informasi Tehknologi (IT) dan juga untuk menambah ilmu berbisnis. Setiap siswa diajarkan untuk berwirausaha melalui pelajaran “trouble shooting” hal ini untuk menambahkan wawasan untuk siswa/siswi dalam bekerja/berwirausaha, pelajaran ini dapat di mengerti karena pelajaran ini adalah pelajaran yang paling ¬†dasar dalam ilmu TKJ (Tehnik Jaringan Komputer) dan ilmu ini bisa dipraktekan diluar sekolah maupun didalam sekolah.

service komputer

TERIMA KASIH DARI KAMI

SEMOGA PELAJARAN INI BERMANFAAT BAGI KALIAN YANG MEMBACANYA

-ANDRIANSYAH.

-AHMAD SOPIDIN.

-SAMUEL BUDI R.

NONTON BARENG CERITA DARI TAPAL BATAS.. BERKACA DARI WARGA DI PERBATASAN

Indonesia .. negeri indah kaya sumber daya ..alam, hasil tambang, budaya, manusia.. namun benarkah kekayaan tersebut bisa dirasakan oleh seluruh ibu pertiwi di negeri ini?? Pertanyaan tersebut terjawab dengan apik melalui film Cerita dari Tapal Batas karya produser Ichwan Persada. Film ini merupakan film dokumenter dengan durasi cukup panjang, biasanya film dokumenter hanya berkisar 15-30 menit, namun di film ini kita bisa lebih mendalam memahami persoalan yang terjadi di wilayah terluar dipulau Kalimantan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Tersebutlah bu Martini dusun Badat Baru, Entikong yang berprofesi sebagai guru dengan keadaan yang bisa dikatakan sama sekali tidak mudah. Menempuh 8-12 jam perjalanan untuk sampai ke sekolah, rumah dinas yang bisa dikatakan jauh dari layak, beban mengajar 6 kelas ditambah dengan menjadi kepala sekolah, tenaga administrasi dan pesuruh membuat saya kembali berkaca pada diri ketika akan megeluh ..pilu yang saya rasakan ketika melihat ruang kelas dengan lantai dan papan tulis yang hampir terkelupas, anak-anak tanpa alas kaki atau dengan alas kaki seadanya. Adalah sebuah penghinaan bagi Ibu Martini ketika pemerintah justru mendirikan perpustakaan di sekolah tersebut padahal yang sangat diperlukan adalah tenaga pendidik untuk membantu Bu Martini mencerdaskan bangsa, ketersediaan insfrastuktur yang memadai untuk anak bangsa sehingga lebih mudah menggapai asa haruslah menjadi prioritas utama. Bisa bersekolah tinggi merupakan kemewahan. Lulus sekolah dasar mereka terpaksa bekerja untuk membantu orang tua dengan mencari ringgit ke negara tetangga. Bahkan masyarakat disana lebih mengenal ringgit daibanding rupiah. Malaysia seolah merupakan harapan baru masyarakat disana. Malaysia bagi mereka bisa lebih memberikan pengharapan akan adanya masa depan. Disini …nun jauh disana, kita akan habis-habisan menghujat Malaysia jika mereka mengklaim sesuatu milik kita, namun disisi lain bagi sebagian orang diperbatasan sana Malaysia seolah menjadi sandaran hidup karena ketidakmampuan pemerintah melindungi dan mensejahterakan rakyatnya. Aku bisa membantu apa yahh :(

Cerita lain datang dari Mantri Kusnadi yang mengabdi sebagai mantri desa dengan cara berkeliling mengunjungi pasiennya. Hal tersebut beliau lakukan tanpa rasa pamrih walaupun letih teramat harus dijelang, hal tersebut demi satu kata ..PENGABDIAN.. melihat warga masyarakat sehat merupakanKEBAHAGIAANNYA. Mantri Kusnadi menempuh jarak puluhan kilo untuk mencapai rumah-rumah warga yang terletak dipedalaman sekalipun. Ketiadaan akses kesehatan membuat masyarakat sangat menggantungkan kondisi kesehatannya pada Mantri Kusnadi. Sangatlah ironis ketika mendengar masyarakat berbicara langsung bahwa untuk mencapai puskesmas yang terletak di Kecamatan/Kabupaten harus mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah, dimana uang tersebut merupakan konsekuensi dari mahalnya ongkos transportasi yang harus mereka tanggung. Entah kapan mereka bisa memperoleh hak pendidikan dan kesehatan yang setara dengan warga masyarakat dibelahan Indonesia lain.

Yang terakhir Film ini mengangkat kisah Ella yang berasal dari Singkawang. Ketidakberdayaan ekonomi membuat Ella dan teman-teman menjadi korban trafikking dengan iming-iming menjadi istri orang kaya di negeri orang dan Ellla bukanlah satu-satunya..

Kisah Guru Martini, Mantri Kusnadi dan Ella membuat kita tertampar bahwa ternyata kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hal inilah yang menjadi penyebab Indonesia dikategorikan sebagai negara gagal. Namun bukan berarti harapan itu telah padam. Masyarakat saat ini yang geram melihat kondisi yang ada mulai bergerak untuk Indonesia yang lebih baik, gerakan Indonesia Mengajar, Indonesia Penyala menjadi bukti nyata. Film ini sangat membuka mata dan meminta kita berkaca agar kita lebih sensitif akan persoalan yang terjadi Indonesia. Kisah yang diangkat dalam film ini akan menjadi PR besar bagi kita semua, terutama pemerintah. Ah..seandainya saja tidak ada uang negara yang dikorupsi oleh tikus-tikus negara, seandainya saja hukum di Indonesia bisa lebih memihak kaum yang terpinggirkan dan tidak pandang bulu, tak akan kita dengar kisah seperti Guru Martini, Mantri Kusnadi dan Ella. Film ini merupakan salah satu film dokumenter terbaik yang pernah saya lihat, bahkan Cerita dari Tapal Batas masuk dalam nominasi film dokumenter terbaik 2011 dalam Festival Film Indonesia.

MOPDB SMK ITACO ‚Ķ.. SELAMAT DATANG PARA PEJUANG HEBAT

Pagi itu, Senin 16 Juli 2012 ada sesuatu yang berbeda. Pagi itu saya berangkat lebih pagi dan bersemangat dari biasanya. Ada apa gerangan? Pagi itu, SMK ITACO akan memulai kegiatan MOPDB atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru yang dulu bernama Masa Orientasi Siswa (MOS). Kemudian kami memasuki ruang kelas dan memulai kegiatan kami. Disana kami berkenalan, memberikan pengarahan tentang dunia SMK, mengenal potensi masing-masing siswa, debat, games, dan yang termasuk spesial adalah ketika kami dapat menghadirkan Dr. dr. Syarief Lutfie, Sp. KFR dimana beliau memberikan materi tentang tips meraih masa depan cemerlang dengan say no to drugs dan free sex.

diskusi bersama dr. Syarief

Dokter Syarief yang juga seorang dosen banyak memberikan motivasi-motivasi tehadap kami. Beliau menjelaskan bahwa dimasa remaja terjadi perubahan-perubahan emosi, pikiran, lingkungan pergaulan dan tanggung jawab yang dihadapi dan juga mudah mengalami kegelisahan, tidak sabar, emosional, selalu ingin melawan, rasa malas, perubahan dalam keinginan, ingin menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri serta selalu ingin mencoba dalam banyak hal. Namun hendaknya hal tersebut bukan menjadi alasan untuk serba membolehkan dan berlku permisif. Anak muda harus mulai memikirkan masa depannya dan mengisinya dengan hal-hal yang positif. Dokter Syarief menyinggung anak remaja saat ini dimana masih banyak dari mereka yang terlibat tawuran, narkoba, free sex, dan banyak kenakalan remaja lainnya. Dokter syarief memberikan gambaran tentang rokok dan narkoba dan efek apa yang akan timbul jika mengonsumsinya. Beberapa bahaya Narkoba yang beliau kemukakan antara lain:

  • Penggunaan narkoba dapat menimbulkan ketergantungan.
  • Kerusakan otak, gangguan hati, ginjal, paru-paru, dan penularan HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik bergantian
  • Pengaruh terhadap irama hidup yang menjadi kacau seperti tidur, makan, minum, mandi, dan kebersihan lainnya. Lebih lanjut, kekacauan irama hidup memudahkan timbulnya berbagai penyakit.
  • Akibat psikis yang mungkin terjadi ialah sikap yang apatis, euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku, sampai mengalami sakit jiwa.
  • Mengganggu hubungan sosial dengan orang lain. Bahkan acapkali pula merugikan orang lain. Sebagai contoh, perkelahian dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena pelaku tidak berada dalam keadaan normal, baik fisik maupun psikis.

Selain narkoba, hal lain yang disorot oleh beliau adalah mengenai free sex dimana banyak menghasilkan angka aborsi dan kehamilan tidak diinginkan. Free sex dapat membahayakan secara fsik, sosial dan ekonomi. Untuk mencegah terjadinya perilaku seperti itu, dokter Syarief menyarankan hal-hal seperti berikut:

  • Memperdalam keimanan
  • Memanfaatkan waktu luang: ‚ÄĚ Tekunilah yang bermanfaat untukmu dan mintalah pertolongan kepada Allah, jangan sampai kamu lemah‚Äô (HR. Muslim).
  • Teman yang Shalih
  • Menghindari media massa yang buruk
  • Berpuasa Sunnah

Diskusi berlanjut dengan memberikan gambaran tentang kejayaan ilmuan Isalam dimasa lalu seperti Ibnu rusyid, Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, Al Kindi dan masih banyak lagi dimana mereka membawa kejayaan umat Islam dimasa lalu. Saat ini tidak dipungkiri juga banyak remaja Indonesia yang berprestasi di berbagai bidang bahkan sampai level internasional, namun sayangnya mereka kurang terekspose dan kurang diperhatikan pemerintah.

Masa remaja merupakan masa untuk menyiapkan diri berperan di masyarakat, masa menyiapkan diri untuk berkeluarga dan masa mempersiapkan diri untuk bekerja. Remaja harus secara cerdas mempersiapkan diri untuk itu semua. Cerdas disini berarti memiliki tekad kuat, optimis, dan tidak pernah terperdaya dengan lingkungan sekitarnya, dan memiliki keteguhan dalam bersikap adalah orang yang mampu mengahadapi perubahan zaman dalam kondisi apapun. Setidaknya ada beberapa sifat yang wajib dimiliki remaja untuk meraih masa depan cemerlang, yaitu antara lain:  Iman dan Taqwa, Mandiri, Cerdas, Trampil, Inovatif, Impormatif, Bertanggung jawab dan jujur. Saat ini terdapat dua kecenderungan remaja dalam menghadapi masa depan, yaitu Ada REMAJA yang menjalani kehidupan dengan tekad kuat, penuh optimisme, tidak tunduk dan tidak dikendalikan oleh keadaan disekelilingnya, betapapun buruknya, numun tidak sedikit REMAJA yang serba mengeluh, pesimisme, selalu menyerah dengan keadaan disekitarnya. Diakhir dr. Syarief memberikan tips untuk meraih masa depan cemerlang, yaitu:

  1. Memulai dengan membersihkan diri dari berbagai     penyakit, kotoran, dan beban dalam kehidupannya.
  2. Menumbuhkan kesadaran, bahwa hidup kita dibentuk oleh pikiran kita sendiri.
  3. Tumbuhkan semangat dalam hidup dan hilangkan kecemasan.
  4. menjaga keseimbangan hidupnya dengan berolahraga.
  5. Kembangkan hobi atau kegemaran
  6. Tekun beribadah
  7. Biasakan menulis buku harian, agar dapat menumpahkan perasaan atau kesulitannya dengan bebas.
  8. Memilih berbagai kegiatan organisasi sesuai  dengan minat dan bakat, misalnya filateli, klub seni, olahraga, pencinta alam

Kegiatan MOPDB kami diisi dengan hal-hal yang bermanfaat seperti diskusi seputar dunia kerja,debat kelompok dengan tema kontroversi Ujian Nasional dan Penggunaan seragam di sekolah. Selain itu ada juga tes mendengarkan dan melengkapi lirik lagu dalam Bahasa Inggris dan juga pengenalan diri. Tak terasa 4 hari berlalu, dan kami memasuki libur hari pertama puasa, namun di hari pertama puasa, 21 Juli kami justru pergi ke @america untuk mengikuti diskusi mengenani volunteering activity. Diskusi kali ini menghadirkan Mia Amelinda dan Gladys. Gladys menceritakan bahwa di Amerika orang melakukan kegiatan volunteering di tempat ibadah seperti gereja, sekolah melalui leadership actividy group, tempat kerja mereka dan masih banyak lagi. Pembicara lain, Mia menceritakan tentang Youth Volunteer. Dimana volunteer adalah orang yang bekerja untuk organisasi tanpa dibayar. Modal untuk menjadi seorang volunteer adalah action + awarness sehingga dapat memberikan impact. Untuk menjadi seorang volunteer kita bisa membuat gerakan sendiri dan aktif terlibat didalamnya dan harus tetap realistis, fokus dan komitmen. Kata-kata terakhir yang saya suka adalah :

‚Äú the most important thing, if you want to be a good volunteer, just do it with coriousity and sincerity, so those great opportunities will come in your life‚ÄĚ

Anak-anak sangat menikmati diskusi ini bahkan ada beberapa dari mereka yang mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Setelah diskusi selesai, kami menyempatkan diri melihat-lihat fasilitas yang tersedia disana dan tidak lupa membawa merchandise yang menarik ¬†ūüôā

diskusi Volunteering di @america

ini gambarku:)

serius

CEGAH PEKERJA ANAK DENGAN PENDIDIKAN

Ketika mendengar kata anak, yang terlintas dibenak kita adalah dunia bermain, belajar dengan penuh keriangan tanpa beban. Namun apa jadinya jika justru hal sebaliknya terjadi. Hak-hak bermain, belajar dan mengeksplorasi diri mereka terampas karena satu hal, BEKERJA!. Bekerja disini berarti mencari nafkah atau penghasilan untuk membantu ekonomi keluarga. Disaat anak-anak lain bermain dan bergembira bersama dengan rekan sebaya, mereka harus berjibaku dengan kerasnya kehidupan demi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ilustrasi Pekerja Anak

Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun, bahkan rencananya akan menjadi wajib belajar 12 tahun, namun masih banyak anak yang terpaksa tidak menikmati bangku sekolah karena bekerja. Bekerja merupakan pilihan pahit yang harus mereka ambil. Masalah pekerja anak di Indonesia sudah dalam taraf yang mengkhawatirkan. Menarik mencermati salah satu artikel di¬†Voa Indonesia¬†dalam salah satu artikelnya pada tanggal 20 Juni 2012 yang berjudul¬†Organisasi Buruh Internasional: Pendidikan sebagai Solusi Atasi Masalah Pekerja Anak, yang menyebutkan laporan dari¬†Understanding Children‚Äôs Work (UCW). UCW¬†yang¬†merupakan sebuah program kemitraan antara Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), UNICEF dan Bank Dunia dalam laporannya yang berjudul ‚ÄúMemahami Pekerjaan yang Dilakukan Anak dan Pekerja Muda‚ÄĚ, menyebutkan antara lain 2,3 juta anak Indonesia berusia 7-14 tahun terlibat dalam pekerjaan. Sebagai seorang pendidik, saya sangat prihatin dengan keadaan tersebut. Anak-anak tersebut mayoritas bekerja di sektor informal dengan upah yang minim.

Namun saya agak kurang setuju dengan pendapat bahwa jumlah pekerja anak didesa yang bekerja lebih banyak dari dikota. ¬†Sebagai contoh, saya sempat menelusuri seorang pekerja anak di Bekasi, sebut saja D namanya. Ayah D meninggal ketika dia berusia 2 tahun. Sejak itu D tinggal bersama neneknya karena sang ibu menikah lagi. Ketika duduk di bangku SLTP, D terpaksa putus sekolah karena malu menunggak bayaran SPP selama 6 bulan dan juga uang buku. Putus sekolah, D terpaksa bekerja untuk membantu pemenuhan hidup sehari-hari bersama neneknya yang saat ini keadaannya lumpuh. D bercerita bahwa saat ini dia bekerja sebagai PNS. Saya kaget dan bertanya, apa benar kamu menjadi Pegawai Negeri Sipil? Kok bisa? Dia tersenyum kecil, dan menjawab, ‚ÄúPNS Itu artinya Pegawai Negeri Steam bu ..‚ÄĚ saya hanya tersenyum simpul. Meskipun kehidupannya pahit, D selalu tersenyum. Dengan upah sekitar Rp.10.000/hari bahkan tidak dapat upah sama sekali ketika tempat kerjanya sepi, D mencoba tetap bertahan. Saya ingin D tetap melanjutkan pendidikannya, setidaknya D mengikuti ujian persamaan, sehingga bisa lanjut ke jenjang yang lebih tinggi. Cerita lain datang dari Y, Y terpaksa tidak melanjutkan setelah lulus SLTP karena harus membantu ibu nya sebagai pencuci botol minuman dimana jam kerjanya dari pagi sampai malam dengan upah Rp.100.000/minggu. Sebenarnya Y sudah mendaftar disekolah yang saya rintis,¬†SMK ITACO¬†dimana Y mendapat bantuan melalui program beasiswa orang tua asuh. Namun baru sehari sekolah, Y dilarang ibunya masuk sekolah karena dipaksa untuk bekerja. Saya sedang memikirkan jalan bagaimana agar Y bisa bersekolah kembali namun bisa tetap membantu ibunya mendapatkan penghasilan.

Secara umum, kemiskinan memang merupakan penyebab utama tingginya angka pekerja anak. Menurut definisi Bank Dunia, seorang dikatakan miskin ketika pendapatannya kurang dari $1/hari. Angka kemiskinan saat ini disinyalir mencapai 29 juta jiwa (sumber disini). Kemiskinan terkait erat dengan pengangguran. Ketika seseorang menganggur, dia tidak produktif sehingga tidak memperoleh penghasilan guna mencukupi kebutuhan keluarganya, bahkan ketika tuntutan perut mendesak tak jarang tindakan kriminalitas menjadi pilihan akhir. Masalah kemiskinan, pengangguran, pekerja anak, dan kriminalitas menjadi seperti lingkaran setan. Lingkaran tersebut harus diputus dengan pendidikan. Mengapa pendidikan? Karena melalui pendidikan, seseorang akan mempunyai bekal untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, dengan pekerjaan yang lebih baik, maka harapannya adalah penghasilan yang lebih baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan hidup dan juga menyekolahkan putra/putrinya, dengan demikian maka kasus pekerja anak dapat dicegah.

Pertanyaan sekarang bagaimana menciptakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran dewasa terutama mereka yang memiliki anak usia sekolah dan bagaimana agar tidak ada lagi pekerja anak di Indonesia? Kita semua saat ini harus lebih menggalakkan UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro), mengapa UMKM? Karena UMKM terbukti mampu bertahan diera krisis ekonomi 1998. Pemerintah didukung oleh segenap masyarakat harus memberikan pelatihan-pelatihan dan bantuan modal terkait dengan UMKM. Saat ini UMKM kendala utamanya adalah pemodalan dan pemasaran. Pemerintah harus sering memberikan pelatihan-pelatihan UMKM terutama pelatihan IT bagaimana menggunakan IT untuk memaksimalkan pemasaran, seperti bagaimana membuat website sehingga penjualan bisa menjangkau untuk wilayah yang lebih luas.

Kerjasama semua pihak diperlukan untuk mencegah terjadinya pekerja anak. Anak-anak harus masuk dunia pendidikan. Dunia pendidikan harus dibuat berdasarkan prinsip keadilan. Pemerintah harus mengidentifikasi anak rawan putus sekolah diberbagai jenjang pendidikan, selanjutnya mengalokasikan dana untuk menjamin anak tersebut tetap meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Dana tersebut harus jelas alokasi dan transparansi dananya, jangan sampai dana tersebut dikorupsi yang pada akhirnya hilangnya pekerja anak di Indonesia hanya sebuah impian.

Saya setuju dengan artikel dari Voa dalam Organisasi Buruh Internasional: Pendidikan sebagai Solusi Atasi Masalah Pekerja Anak, dimana peningkatan kualitas pendidikan sejak usia anak-anak akan menjadi sumbangan penting untuk menjamin hak-hak dalam memperoleh pekerjaan yang layak. Yuk, saat ini jangan mencari siapa yang salah dalam kasus pekerja anak. Saatnya semua bahu membahu untuk menjadi bagian dari solusi dengan 3M. Dimulai dari yang kecil, dimulai dari diri sendiri dan dimulai dari sekarang, salah satunya dengan menjadi orang tua asuh bagi siswa/i kami di SMK Itaco, karena pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa di negeri ini.

SMK Itaco, keterbatasan bukan halangan untuk maju:)

A human being is not attaining his full heights until he is educated¬†‚Äď Horace Mann –

SMK ITACO dan Karena Pendidikan adalah Hak Setiap Anak Bangsa

Berawal dari cita-cita mengelola sebuah sekolah menengah kejuruan sendiri, saya berinisiatif mengajukan pembukaan SMK baru pada perusahaan konsultan tempat saya bekerja, Imperial Education Indonesia. SMK ini kemudian bernama SMK Imperial Technology and Automotive College atau disingkat menjadi SMK ITACO. Kami mencoba melangkah. Nafas sebuah sekolah adalah siswa. Untuk angaktan 1 ini, kami lebih concern pada siswa yang berasal dari kalangan kurang mampu/yatim yang terancam tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi agar mereka bisa terus meraih cita-cita karena pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Saya memiliki ide untuk mencarikan orang tua asuh bagi mereka. Saya sudah melakukan program ini seang guru sejak tahun 2009, ketika tahun pertama saya menjadi seorang guru disekolah tempat saya mengajar.

Logo SMK Itaco

Logo SMK ITACO

Selama sebulan lebih, kami mendatangi pekampungan-perkampungan di Bekasi, tempat-tempat yang tidak pernah saya datangi sebelumnya. Bahkan saya tidak mengira, 200m dari kantorku, di sisi perumahan yang cukup elite, ada perkampungan dimana hampir 90% merupakan rumah kontrakan kecil dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, termasuk salah satu rumah calon siswa kami. Dia sudah setahun menunda sekolah karena ketiadaan biaya dan terpaksa bekerja sebagai tenaga di tempat steam motor. Berikut merupakan keadaan rumahnya.

Disini saya tidak bermaksud untuk mengeksploitasi kemiskinan, namun saya ingin mengajak setiap orang untuk lebih peka terhadap realita yang ada di sekitar kita.  Rumah ini merupakan rumah kontrakan yang disewa dengan tarif Rp.180.000/bulan. Anda bisa menilai langsung dari melihat gambar yang ada. Ketika mendatangi para calon siswa, rata-rata memang mereka hidup di rumah kontrakan dengan kondisi yang bisa di bilang kurang layak.

Cerita lainnya adalah, ada seorang anak yang mendaftar sekolah, namun beberapa hari kemudian mengundurkan diri dengan alasan tidak mempunyaid dana untuk transport ke sekolah. Saya mencoba meyakinkan akan mencarikan jalan keluarnya, yaitu bisa ikut berangkat bersamaku atau mencari usaha yang bisa mereka kerjakan untuk tambahan uang saku. Syukurlah beberapa hari lalu saya mendapat ide usaha dengan teman SMU ku, Lefi yang juga kebetulan sedang mencari tenaga untuk bisnis jilbab dan aksesorisnya yang diberi nama Alleyya Chic.

Cerita juga datang daris alah satu anak yang masih ingin terus bersekolah namun sang ayah malah memarahinya dan menyuruh dia untuk bekerja daripada sekolah. Saya terus meyakinkan dia bahwa dia bisa bekerja namun tetap sekolah. Dia tinggal di rumah saudaranya dan harus bekerja untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun saya akan terus meyakinkan dia agar bisa terus melanjutkan sekolah dan ada juga anak yang putus sekolah di kelas 2 SLTP 2 tahun yang lalu. Dia putus sekolah karena merasa malu 6 bulan menunggak uang SPP dan uang buku. Sejak berusia dua tahun, sang ayah meninggal dan sejak itu pula dia tinggal bersama sang nenek yang mengalami kelumpuhan karena jatuh. Untuk biaya sehari-hari dia berkata dengan bekerja sebagai PNS, namun jangan salah PNS disini bukan Pegawai Negeri Sipil namun Pegawai Negeri Steam. Hehe .. dia sangat ingin terus bersekolah, dia ingins sama dengan anak lainnya ..karena tidak mungkin langsung SMK jika belum lulus SMP, saya menyarankan untuk mengikuti ujian persamaan Paket B terlebih dahulu, namun ternyata biayanya cukup mahal. Saya tidak ingin menyerah untuk mencarikannya biaya sekolah Paket B.

Banyak cerita mengharukan dari mereka sampai kami bisa mengumpulkan ke-20 anak hebat ini. Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk membantu mereka menggapi cita-citanya. Semoga Allah memberikan kemudahan-kemudahan bagi kami. Mencarikan orang tua asuh, mengumpulkan dana untuk prasarana yang kurang terutama komputer, mengajukan beasiswa kepada coorporate seperti BRI, mengumpulkan seragam layak pakai, mencarikan peluang usaha dan terus memotivasi mereka. semoga niat baik kami untuk terus memberikan pendidikan yang layak bagi mereka akan selalu di ridhoi Allah SWT. Aamiin YRA.

Pengumpulan Pakaian Layak Pakai

SMK, NOT THE LAST OPTION ANYMORE

People always choose the first option, but people also often prepare for the second option once the first option doesn’t works. But how about the last option? Today I wanna share about vocational school which in many times become the last option by junior high school graduate in Indonesia.

Vocational school or well known as SMK in Indonesia has a negative image as a school for naugthy and poor people. Why I said like that? Because as I know in our society, SMK just the last option. They say, it’s better to choose SMK than you don’t go school at all. It shows the pesimistic for SMK. The centre of naugthy and trouble students isn’t in public vocational school but in private vocational school, but not all because there’s another factor such as environment, friends, familiy etc, but mostly like that.

The good news is the government now are trying to change the composition of SMK and SMA students 70%:30% instead of 30%:70%. Many people don’t know yet what is SMK. They only know that SMK just practicing simultaneously. And it is supported by the Junior school teacher who want the students continuing their study in Senior high school. Being a teacher in vocational school since 2009, makes me want to change that paradigm. I wanna show that SMK can be a great option because can help people and government to reduce the unemployment.

We have to realized that not all senior high and vocational graduates are able to continue to the higher education i.e university because of the expensive entry cost, test etc. If you are senior high school graduate doesn’t continue to the higher level, what work you are going to do? In the worldwide, if you want to apply job you must be asked: what skills do you have? And senior high school graduate will answer definitly, I don’t have! And they will rejected. In SHC we just taught for the theory lesson. But in SMK we will be taught fromal and productive in one package. SMK graduate, still able to continue to the university.  Now many SMK has international standarized or ISO. It means we invite the investor or company to recruit the SMK students.

SMK taught you to be more independent. SMK prepare students to get ready for work, so if you graduate with a good atitude you are searched by the industry and you don’t need to appply for work.

In Germany, the history of vocational school begun since 19th century ago. It is emphasis to double education system, whereas besides training at school, the students has given opportunity to take internship in the company. In 2001, 2/3 from all young generation under 22 has following internship program in the company. To support this, in 2004 the government issued the regulation which emphasis that all company’s owner, obligate to accept the internship’s student to work in the company. I think vocational school can be a good solution for our country. Vocational school need to promote to the favorite Junior high school which often recommend the students to the senior high school instead of vocational school. We can see many success figures who graduated from SMK. There are Bob Sadino who  success in food industry, Astra Motor Managaer and also Tantowi Yahya, a famous Master of Ceremony and Politician in Indonesia. So  in my opinion, SMK is a great option because in SMK we also taught the some subject in SMA, SMK create students to get ready for work and dare in the tight competition. We just need to change the teacher and parents paradigm about SMK.